Dua Bulan Tidak Bekerja, Edang Bersyukur Dapat Bantuan Usaha dari Rumah Yatim

Terus bercerita dan berbagi rasa atas tragedi tsunami Selat Sunda yang menghancurkan seluruh usahanya. Ialah Edang Wahyudi, ayah dari lima anak terus berjuang agar kondisi perekonomian keluarganya kembali normal. Apalagi, dirinya selama dua bulan lamanya tidak bekerja.

Di rumah yang sangat sederhana miliknya tersebut, ia bersama keluarganya tinggal saat ini. Sisa-sisa bahan meterial pasca tsunami dimanfaatkannya untuk kembali menyambung hidup. Dulunya, Edang merupakan seorang pedagang bakso keliling menggunakan sepeda motor tua.

Namun, pasca tsunami Selat Sunda yang menyeret dirinya beserta dagangannya ia harus kembali berjuang dari awal. Dikatakan Edang, seluruh sarana dagang dan modal usahanya hanyut tersapu derasnya gelombang di saat malam air tsunami menerjang. Hal tersebut, kata dia, dirinya sedang berjualan seperti biasanya di pasar Kecamatan Sumur.

“Saya waktu pas kejadian tsunami sedang jualan di pasar Sumur, tiba-tiba air tsunami datang, saya tertabrak gelombang tsunami dan semuanya hancur termasuk gerobak dan warung kelontongan saya,” ungkapnya, saat bercerita kepada relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Musibah yang membuat Edang harus berjuang kembali dari awal tersebut tidak mematahkan semangatnya. Saat ini ia kembali bangkit lewat material dan modal seadanya untuk berjualan bakso keliling. Hal itu dikarenakan belum ada bantuan berupa usaha untuk dirinya maupun korban lainnya.

“Baru tiga hari jualan bakso, ini usaha sendiri karena tidak ada bantuan dari pihak mana pun terutama pemerintah secara bidang usaha,” ucapnya, Jumat (22/2).

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim datang untuk membantu secara langsung kebutuhan ekonomi keluarga Edang. Nantinya, ia dan beberapa keluarga korban tsunami akan mendapatkan bantuan berupa perlengkapan dagang dan modal usaha. Hal itu untuk menumbuhkan perekonomian di wilayah terdampak tsunami.

“Alhamdulillah saya bersyukur atas kedatangan tim relawan Rumah Yatim, kalau memang ada bantuan saya ucapkan terima kasih, ini untuk menopang kebutuhan keluarga saya,” tutur Edang.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend