Hidup Sebatangkara Dalam Kondisi Buta, Gazali Sumringah Terima Bantuan Rumah Yatim

Hidup Sebatangkara Dalam Kondisi Buta, Gazali Sumringah Terima Bantuan Rumah Yatim

Hidup sebatang kara di usia senja dengan kondisi mata buta harus dijalani seorang pria bernama Gazali (59). Sejak usia 37 tahun, mata Gazali sudah tidak bisa melihat dan saat itu pula Ia tak mampu bekerja mencari nafkah untuk keluarganya.

Sebelum mengalami kebutaan, Gazali merupakan seorang warga yang tinggal di sebuah rumah sederhana di Desa Marabahan Baru RT 01, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, adalah seorang petani. Namun saat saraf matanya rusak hingga membuatnya buta, kini Gazali terpaksa hanya berdiam diri di rumah.

“Beginilah kondisi saya dengan keadaan tunanetra. Sudah berobat kesana kemari tetapi tidak sembuh juga,” tutur Gazali, menceritakan kisah hidupnya kepada Manajer Rumah Yatim area Kalimantan, Indra, Minggu (26/7).

Di tengah kondisi payah, pun di usia yang tak lagi muda, derita nampaknya belum mau pergi dari hidup Gazali. Kondisi matanya yang buta nyatanya bukan menguatkan sang Istri untuk selalu menemani, namun justru tega meninggalkan Gazali seorang diri.

“Istri saya meninggalkan saya kira-kira tahun 2011. Mungkin karena saya sudah tidak bisa bekerja lagi jadi istri saya meninggalkan saya,” ungkap Gazali yang rambutnya nampak mulai memutih itu.

Sebenarnya, dia memiliki 3 orang anak, namun ketiganya kini telah berumah tangga dan hidup terpisah dengannya. Mereka hanya sesekali saja datang menjenguk Gazali. Untuk makan sehari-hari, Ia terkadang mendapat bantuan dari tetangganya.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Tim Relawan Rumah Yatim area Kalimantan Selatan memberikan bantuan melalui program peduli sesama kepada Gazali. Dengan senyum di antara gigi yang mulai rontok, Gazali nampak semringah menerima bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Dalam kondisi seperti ini masih ada saja orang yang peduli terhadap saya,” ucap Kakek Gazali dengan penuh syukur.

 

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend