Hidup Seorang Diri, Aminenah Ucap Syukur Dapat Sembako

Tubuhnya tidak sesehat dulu, kini hanya seorang diri tinggal di rumah bilik di Kampung Singkil, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Bekasi. Ialah nenek Aminenah, menjadi satu dari ratusan orang prasejahtera yang menerima bantuan sembako Rumah Yatim, Rabu (29/8).

Rasa senang terpancar saat berbincang tidak lebih dari 30 menit. Haru akan bantuan yang diberikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Aminenah ucapkan terima kasih kepada relawan yang ada di lokasi.

Di usianya yang kini menginjak 70 tahun, Aminenah tetap berusaha bertahan dari segala kekurangan ekonomi. Bantuan paket sembako juga, kata dia, bisa menjadi penyambung hidupnya beberapa hari ke depan. Hal ini dikarenakan ia hidup seorang diri. “Alhamdulillah dapat beras, terima kasih,” tuturnya, dengan nada haru.

Selian itu, dari kegiatan bazar Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Aminenah mendapatkan sebuah selimut dan beberapa pakaian. Menurut dia, selama ini dia tidak memiliki barang tersebut khususnya selimut. Untuk tidur, ia hanya menggunakan tikar. “Selama ini gak pernah pakai selimut,” ujarnya.

Rumah Yaim Regional Jabodetabek pada kesempatan tersebut menyalurkan 230 paket sembako kepada masyarakat prasejahtera. Selain itu, mengadakan bazar gratis yang meliputi pakaian serta perselengkapan sekolah. Bantuan kitab juga diberikan untuk satu-satunya tempat pendidikan diniyah di Kampung Singkil.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend