Lima Tahun Alami Stroke, Satinah Dapat Bantuan Biaya Hidup dari Rumah Yatim

Lima Tahun Alami Stroke, Satinah Dapat Bantuan Biaya Hidup dari Rumah Yatim

Sudah sejak lima tahun lalu Satinah (52), mengalami stroke. Awalnya, Ia hanya mengalami stroke ringan. Namun keterbatasan biaya untuk berobat membuat tubuh tua Satinah mati sebelah, hingga penglihatan kedua matanya kabur.

Saat ini, Satinah tinggal bersama anak dan menantunya di kawasan Kavling Bida Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Sedangkan suaminya telah sejak lama berpulang menghadap Sang Maha Kuasa.

Berdasarkan cerita sang anak, pasca suaminya meninggal Satinah adalah pekerja keras. Namun setelah lama bekerja, Ia pun jatuh sakit dan kerap mengalami kram. Sakit yang awalnya dianggap biasa tersebut hanya diobati anaknya dengan cara tradisional.

“Sama anaknya dibalur air hangat, tapi semakin sering penyakitnya kambuh, tau-tau setelah diperiksa ke dokter ternyata gejala stroke ringan,” terang Kepala Cabang Rumah Yatim Batam, Septian Januar.

Sebenarnya, Satinah sempat sembuh selama dua bulan saat melakukan berobat jalan. Namun karena tidak teratur berobat, pola makan tak terjaga dan kurang istirahat saat sering bekerja keras hinhha mengabaikan kesehatan, sakit Satinah kembali kambuh.

“Akhirnya kaya gini stroke sebelah dan pandangan matanya kabur. Dan sekarang yang terparah karena sudah merambat ke mata,” ucapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Satinah mengandalkan penghasilan anak dan menantunya. Itupun masih tergolong kekurangan, karena sang anak hanya bekerja sebagai buruh pabrik tempe, sementara menantunya hanyalah seorang buruh sapu.

“Kesehariannya cuma bisa (berpindah) dari tempat tidur ke kamar mandi, itupun jalannya sambil pegangan merangkak ke dinding. Kalau anaknya gak kerja dibantuin anaknya,” tuturnya.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Batam pun memberikan bantuan melalui Program Biaya Hidup untuk memenuhi kebutuhan satinah dan keluarganya.

 

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend