Membentuk Kepribadian Anak Asuh Arcamanik Melalui Sejarah Rasul dan Kisah Para Sahabat Nabi

Masa anak-anak adalah masa mencari bentuk. Mereka punya kecenderungan untuk meniru tokoh yang mereka idolakan. Sayangnya banyak yang di idolakan adalah tokoh fiktif. Maka terjadilah krisis idola. Padahal menurut penelitian, Islamlah yang paling banyak memiliki tokoh yang bisa diteladani.

Agar anak asuhnya tidak terkena krisis idola, Ridwan selaku kepala asrama Rumah Yatim Arcamanik, Bandung rutin mengenalkan sejarah rasul dan para sahabatnya kepada anak asuh. Perkenalan ini dilakukan dengan kegiatan nonton bersama.

“Jadi setiap pagi, selepas shalat subuh berjamaah dan dzikir pagi, kegiatan dilanjutkan dengan menonton film sejarah nabi Muhammad dan kisah para sahabatnya, hal ini dilakukan supaya mereka bisa mengenal bahkan mengidolakan Rasulullah dan para sahabatnya,” ungkap Ridwan.

Ia mengatakan jika mayoritas anak asuh Arcamanik masih di usia sekolah dasar, jadi pengenalan ini sangat penting untuk mereka, sebelum mereka mengenal tokoh fiktif dan lainnya.

Seperti ucapan Abdullan bin Mas’ud, “Barang siapa mencari tokoh teladan, maka hendaklah ia menjadikan para sahabat Rasullullah saw sebagai tokoh teladan itu.”

Ridwan menuturkan jika, selama menonton sejarah Rasul dan para sahabatnya, anak asuh diperbolehkan mencatat, agar ketika mereka lupa bisa kembali membacanya. Setelah menonton salah satu anak yang telah ditunjuk sebelumnya akan menyampaikan ringkasan dari sejarah yang mereka tonton.

“Sembari mengenalkan Rasulullah dan para sahabatnya, saya pun ingin melatih kemampuan public speaking anak asuh. Alhamdulillah karena kegiatan ini rutin dilakukan, sekarang anak asuh tidak malu lagi untuk menerangkan rangkuman film nya,” terangnya.

Ridwan berharap, anak asuhnya bisa mengolakan Rasul dan para sahabatnya serta mencontoh sifat, semangat dan kegigihan mereka.

Sinta

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend