Puluhan Kitab Disalurkan Rumah Yatim ke Kampung Singkil

Pendidikan menjadi hal utama bagi anak guna menunjang masa depan yang lebih baik. Apalagi untuk menekuni pendidikan diniyah atau islami. Kondisi yang kurang baik dengan segala kekurangan tidak membuat anak yatim dan dhuafa di Kampung Singkil, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Bekasi, mengendurkan semangat untuk belajar.

Sejumlah kekurangan dari fasilitas guna menunjang kegiatan diniyah tidak menjadi halangan. Bahkan, aktivitas kegiatan mengaji dan belajar Alquran terus dijalankan. Untuk mendukung itu dan sedikit mengurangi rasa gelisah akan kekurangan fasilitas, Rumah Yatim Regional Jabodetabek memberikan 24 Alquran dan kitab.

Pemberian bantuan tersebut sontak mendapat sambutan yang baik. Tidak sedikit anak-anak yang menimba ilmu diniyah di TPQ Nurul Hidayah bahagia. Bertempat di salah satu rumah milik pengajar serta mushola Baiturrahim  kegaitan terus berjalan setiap harinya.

“Justru di sana di satu kampung tidak ada pendidikan diniyah, tidak ada sekolah, hanya ada TPQ tersebut,” ujar Ali Ridwan, relawan Rumah Yatim, Kamis (30/8).

Pembagian kitab ini untuk mendukung aktivitas diniyah agar semakin lancar. Sebelumnya, seluruh anak menggunakan sejumlah Alquran yang kurang bagus kondisinya. Bahkan, kegiatan diniyah juga sampai saat ini kekurangan sejumlah fasiitas dukungan. Di antaranya, papan tulis dan perlengkapan lainnya.

“Agar anak-anak lebih semangat, lebih rajin, ke depannya bisa jadi penghafal Quran,” ujar Ali.

Rencananya, ia dan relawan yang ke lokasi tersebut akan mengadakan kegiatan bimbel gratis. Hal ini, dikarenakan dilihat dari situasi masih banyak anak-anak yang kekurangan dukungan pendidikan tambahan.

“Kita punya fasilitas, tinggal dilimpahkan ke sana (Kampung Singkil) karena akan lebih pas dan terasa manfaat,” ungkapnya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend