Rumah Yatim Akan Dukung Pemenuhan Sarana Wudhu di Desa Karyasari

Tim relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek meninjau bangunan tua di Kampung Sidang Jaya, Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Kamis (11/10). Bangunan tersebut merupakan sarana umum yang sempat digunakan untuk tempat berwudhu.

Menurut informasi yang didapatkan dari relawan Rumah Yatim, bangunan tersebut pertama kali didirikan tahun 1985. Dibangun atas dedikasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat berada di lokasi tersebut. Selepas itu, masyarakat menggunakan tempat itu untuk tempat berwudhu.

“Dari dibangun sampai saat ini belum ada sentuhan sama sekali,” papar Ali Ridwan, relawan Rumah Yatim.

Informasi ini didapatkan tim relawan dari salah seorang tokoh masyarakat setempat. Bahkan, bangunan tersebut juga menjadi sarana wudhu siswa yang bersekolah tidak jauh dari lokasi. Mirisnya, bangunan yang terbilang sudah hancur tersebut terabaikan oleh masyarakat. “Sudah tidak berfungsi, karena bangunannya sudah tidak layak,” tuturnya.

Ali menambahkan, kondisi masyarakat yang masih tertinggal secara ekonomi menjadi satu pemicu terbengkalainya bangunan tersebut. Padahal, sumber air yang ada di daerah itu sangat melimpah. Namun, sambung dia, saat ini di musim kemarau panjang masyarakat harus bersusah payah.

“Sumber air itu ada, sekolah dan warga tidak ada kemampuan untuk membeli mesin air. Padahal jarak dari bangunan ini sekitar kurang lebih 50 meter,” ungkapnya.

Rencananya, kata Ali, Rumah Yatim Regional Jabodetabek akan mengusahakan untuk membantu. Tahap awal yang direncanakan ialah memberikan mesin penyedot air. Agar, masyarakat bisa kembali lancar dalam melakukan peribadahan. Selain itu, bangunan yang kurang layak tersebut akan diusahakan untuk dipoles.

“Kita punya niatan untuk memperbaiki dan pelan-pelan bisa mengalirkan air dari bawah dulu,” tuntasnya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend