Rumah Yatim Beri Bantuan Bagi Lansia 90 Tahun Asal Kubu Raya yang Hidup Sebatang Kara

Usia Ngatima sudah memasuki 90 tahun. Namun, ia memilih untuk tinggal sendiri, karena tidak mau merepotkan anak-anaknya. Diketahui, suaminya sudah meninggal dunia sekitar 41 tahun yang lalu.

Hidup sebatang kara menjadi hal biasa bagi Ngatima walau kondisinya saat ini sudah cukup sulit berjalan. Ditambah, indra pendengaran dan penglihatannya sudah mulai terbatas. Oleh karena itu, Ngatima hanya bisa beraktivitas di rumah saja.

Relawan Rumah Yatim Cabang Kalimantan Barat, Abdurrohim mengungkapkan, Ngatima memiliki empat orang anak. Meski tidak tinggal bersama, anaknya rutin mengontrol dan melihat kondisi kesehariannya serta memenuhi kebutuhan sehari-hari Ngatima.

“Alhamdulillah anak-anaknya sayang dan peduli terhadap nenek Ngatima, jadi selalu mengontrol dan memenuhi kebutuhannya walau anaknya juga berada dalam keterbatasan ekonomi,” ungkapnya.

Diketahui, pekerjaan anaknya ialah ada yang menjadi petani karet dan ada juga yang menjadi kuli bangunan. Melihat kondisi itu, Rumah Yatim memberikan bantuan bahan pokok bagi Ngatima, pada Sabtu (27/3) di Dusun Sadong, Desa Simpang Raya RT 08 RW 01, Kec. Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya.

Ia menyampaikan, bantuan Rumah Yatim diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan hariannya. “Anak-anaknya bersyukur ada kehadiran Rumah Yatim yang peduli terhadap ibunya,” tutur Abdurrohim.

Ia berharap, bantuan Rumah Yatim ini dirasakan manfaatnya oleh Ngatima. “Mudah-mudahan nenek disehatkan selalu dan dimurahkan rezekinya serta usianya berkah. Semoga Rumah Yatim bisa datang kembali untuk membantu,” harapnya.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend