Rumah Yatim Dukung Pendidikan Kiara dan Anastasya, Yatim Asal Tegal

Sudah hampir empat bulan, Kiara (13) dan Anastasya (8) kehilangan sosok ayah untuk selama-lamanya. Di usia yang masih sangat muda, mereka harus menerima kenyataan pahit ini. Kini, yang mereka miliki hanya ibunda tercinta dan adiknya yang masih berusia sembilan bulan.

Semenjak saat itu, sang ibu harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan ketiga anaknya. Dari hasil berjualan peyek, ia mendapat penghasilan. Meski tidak seberapa, sang ibu tetap tekun menjalani usahanya tersebut.

Kiara dan Anastasya pun sering membantu sang ibu untuk membungkus peyek dan menitipkannya ke warung-warung terdekat. Keduanya memang dikenal sebagai anak yang rajin, dan berbakti kepada orangtua.

“Alhamdulillah anaknya pada baik dan mau membantu, jadi ibunya bisa menjaga anak terakhirnya yang masih bayi,” kata Jajang Khoeruman, Kepala Cabang Tegal.

Menurutnya, tak banyak yang mereka hasilkan dari usaha peyeknya itu. Sang ibu mengaku, terkadang masih sering kekurangan dalam memenuhi kebutuhan hariannya. Apalagi, kata dia, untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya itu.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Tegal memberikan bantuan beasiswa dhuafa bagi Kiara dan Anastasya, pada Jumat (25/9). Beasiswa ini diberikan guna mendukung pendidikan mereka, agar tak putus sekolah.

Diketahui, Kiara masih kelas 1 SMP, sedangkan Anastasya baru kelas 3 SD. Jajang mengatakan, perjalanan mereka masih panjang. Harapannya, beasiswa ini bisa membuat mereka semakin giat belajarnya dan terus optimis meraih impian walau hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend