Selama Pandemi, Rumah Yatim Jabar Prioritaskan Bantuan untuk Pekerja Harian

Selama Pandemi, Rumah Yatim Jabar Prioritaskan Bantuan untuk Pekerja Harian

 

Selama Maret hingga April, Rumah Yatim terus menggulirkan program bantuan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan tidak bisa #dirumahaja. Melalui program bantuan biaya hidup, Rumah Yatim area Jawa Barat menargetkan 67 mustahik dapat bantuan selama pandemi ini. Sasaran yang diprioritaskan adalah pekerja informal atau harian.

“Kemarin kita keliling wilayah Kota Bandung. Sasarannya, kita prioritaskan intruksi dari pemerintah terkait yaitu pedagang kecil, buruh harian lepas, tukang becak, dan orang yang tidak memiliki penghasilan tetap. Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Seperti tukang becak, karena banyak yang WFH jadi penghasilannya menurun,” terang Irwan Alfaruk, selaku Staff Pemberdayaan Rumah yatim, Selasa (14/4) kemarin.

Dalam melakukan penyaluran ini, sambung dia, Rumah Yatim area Jabar selalu berkoordinasi dengan pihak Kecamatan setempat, agar tepat sasaran. Bahkan ada masyarakat yang mengeluhkan sulit memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, lantaran pendapatan yang menurun sejak diterapkannya WFH.

“Ada yang kita koordinasi dengan pihak kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong juga, Kecamatan Antapani juga kita ngasih,” tuturnya.

Dengan demikian, melalui bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pekerja informal di tengah pandemi Covid-19. Irwan juga berharap, bantuan tersebut bisa meringankan beban pemerintah.

“Kita ikut khawatir dan prihatin melihat kondisi sekarang wabah virus corona semakin merambat, dan menyebabkan semua kena imbasnya. Apalagi pedagang kecil. Jadi kita membantu meringankan beban pemerintah juga,” tutupnya.

 

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend