Semangat Tri dan Pengajar PAUD Mulia Tak Pernah Surut Berbagi Ilmu

Tri Tatriati merupakan salah satu inisiator berdiri kembalinya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mulia. Ia juga saat ini menjabat sebagai kepala sekolah tersebut yang mendidik 31 siswa dari berbagai kalangan. Keterbatasan akan sarana dan prasarana tidak menyurutkan semangat Tri dan guru lainnya untuk tetap memberikan pendidikan.

Tri mengungkapkan, banyak pengalaman yang didapatkannya saat memberikan pendidikan untuk anak-anak usia dini. Salah satunya bisa mengenal dan berbagi ilmu dengan anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi. Hal itu, kata dia, PAUD Mulia tidak memberikan patokan iuran kepada setiap anak yang kondisinya kurang mampu.

Saat ini, kondisi PAUD Mulia terbilang memprihatinkan. Hanya menumpang di ruang kosong yang disewa sebesar 150 ribu rupiah setiap bulannya. Bahkan, kata Tri, tiga guru yang ada tidak mendapatkan gaji yang layak. Hal itu, terbentur masalah finansial dan pemasukan.

“Ini baru merintis kembali sekitar empat tahun, karena sempat fakum di tahun 2009, karena guru-gurunya sudah nyerah duluan karena lokasi PAUD masih menumpang dan tidak ada gaji khusus,” paparnya.

Ia menambahkan, saat ini dirinya hanya mengandalkan dana silang dari orangtua siswa. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat Tri dan guru lainnya. Ia berharap, ada bantuan lain dari pihak luar untuk memberikan dukungan, baik memenuhi sarana maupun alat belajar bagi anak-anak.

“Kita benar-benar berjuang sendiri untuk ini, tapi kadang-kadang kalau mepet saya juga meminta bantuan kepada tokoh setempat untuk lainnya jika membutuhkan,” tuturnya.

Di samping itu, ia mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian Rumah Yatim bagi PAUD Mulia. Baik untuk para pengajarnya maupun para siswa yang ada. Hal itu bisa mendorong semangat belajar bagi anak-anak. Khususnya, kata dia, bagi mereka yang dari kalangan kurang mampu.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend