Senyum Efendi, Lansia Penjual Pempek Keliling Kala Terima Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim Cabang Lampung kembali memberikan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, santunan berupa bantuan Biaya Hidup diberikan kepada keluarga Kakek Efendi (84), warga Gedong Air, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.

Setiap hari, Kakek Efendi berjuang untuk bertahan hidup dengan berjualan Pempek, makanan khas Palembang. Ia menyusuri Kota Bandar Lampung dengan berjalan kaki sejauh 5 kilometer demi mencari rupiah untuk menyambung hidup.

Meski langkah kakinya tak sekuat dulu dan mulai tertatih, ditambah pundak rentanya yang memikul banyak beban, Kakek Efendi tetap berjuang semampunya.

Di rumah kecil sangat sederhana yang hanya memiliki dua kamar dan dapur, Kakek Efendi tinggal bersama istri serta dua anaknya. Usia senja tak menyurutkan semangatnya mengurus istri dan anak pertamanya yang mengalami gangguan jiwa.

“Untuk melanjutkan hidup dengan dua anak yang sakit pun tidak bisa. Untuk periksa untuk berobat, terpaksa beliau terus jualan dengan penghasilan Rp30 ribu,” ujar Kepala Rumah Yatim Cabang Lampung, Agus Kurnia, Sabtu (28/11).

Anak kedua Kakek Efendi sendiri bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu. Untuk itulah, selama puluhan tahun Kakek Efendi menggantungkan hidupnya dengan berjualan Pempek, agar bisa memenuhi kebutuhan.

“Penghasilannya memang tidak seberapa, namun kakek tetap semangat berjualan dan mensyukuri berapapun yang diterima,” terang Agus Kurnia.

Dengan bantuan Biaya Hidup yang diberikan Rumah Yatim, Agus Kurnia berharap sedikitnya mampu membantu meringankan beban Kakek Efendi beserta keluarganya.

Jurnalis : Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend