Shalat Dhuha Masuk Kurikulum di TK Al Ihya untuk Pengembangan Diri Anak

Usianya masih sangat muda, baru duduk di bangku sekolah Taman Kanak-kanak (TK). Namun, semangat dalam menjalankan ibadah sunah telah tertanam lewat rutinitas yang diterapkan oleh sekolah. Di sekolah Al Ihya yang beralamat di Kampung Sirah Gajah RT 02 RW 09, Desa Nanjungmekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, kegiatan tersebut berjalan dengan baik.

Menurut pemaparan Pengasuh Yayasan Al Ihya, Rizal Jamaludin, selain melaksanakan kegiatan pendidikan akademik. Di sekolah, para siswa juga dituntut untuk terus menjalankan ibadah sunah. Salah satunya shalat dhuha. Kegiatan dhuha dilakukan setiap hari di jam waktu sekolah. Menurut dia, tujuannya, agar anak terbiasa dalam menjalankan kegiatan ibadah.

“Dan sebagai gerak motorik yang dapat membuat anak konsentrasi di kegiatan selanjutnya,” paparnya.

Mitra Rumah Yatim ini juga sudah menerapkan shalat dhuha sebagai bagian dari kurikulum di sekolahnya. Hal itu, kata Rizal, upaya pengembangan nilai agama dan moral. Bahkan, para siswa terus menjalankan kegiatan ibadahnya saat ini dengan begitu semangat.

Kendati demikian, ia berharap kegiatan rutin yang diterapkan di sekolah tersebut bisa terus berkembang sampai ke rumah masing-masing siswa. Agar terus menjalankan kegiatan ibadah sunah shalat dhuha maupun ibadah lainnya. Kendati demikian, ia juga bersama pengurus lainnya tetap mengawasi dan terus membimbing setiap kegiatan tersebut.

“Membiasakan peserta didik untuk selalu memulai kegiatan sehari-hari dengan kebaikan,” ucapnya.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend