Tak Bisa Pulang Kampung Karena Terkendala Ekonomi, Pasangan Tunanetra di Medan Petisah Terima Bantuan

Ketika tim relawan Rumah Yatim Sumut sedang blusukan di Jl. Sampul, Kelurahan Sei Putih Baru, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara. Mereka bertemu dengan pasangan tunanetra yakni, Ridwan (56) dan istrinya yang sedang beristirahat usai berjualan kerupuk keliling.

Tim pun langsung menyapa mereka dan mengajak mereka berbincang. Kepada Ibnu salah satu relawan Rumah Yatim, Ridwan mengatakan jika beberapa bulan kebelakang ini jualannya sepi pembeli. Sekalinya ada pembeli, ia dan istrinya kena tipu.

“Sering sekali kami kena tipu, ada pembeli beli tiga kerupuk bilang dan bayarnya satu kerupuk. Terpaksa kami harus menggunakan uang tabungan untuk pulang kampung buat bisa mengganti uang kerupuknya,” ungkap Ridwan.

Ia pun sempat mengutarakan keinginannya untuk bisa kembali ke kampung halamannya, agar bisa berkumpul dengan keluarga dan bekerja disana. “Tabungan kami sering diambil buat modal jualan kerupuk atau makan, jadinya belum terkumpul cukup untuk pulang kampung,”ujarnya.

Merespon hal tersebut, tim relawan Rumah Yatim Sumut pun memberikan amplop bertuliskan bantuan ibnu sabil kepada mereka. Diharapkan bantuan ini bisa mewujudkan keinginan mereka pulang kampung.

“Alhamdulillah ya Allah, bantuan ini akan kami gunakan untuk pulang kampung. Terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah menolong kami, semoga Allah membalas semua kebaikan Rumah Yatim dan para donatur,” ucap Ridwan.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend