Tiga Bulan Sekolah Tatap Muka, Anak Asuh Aceh Tambah Semangat Belajar

Sudah tiga bulan pemerintah Kota Banda Aceh mengizinkan sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Namun, jumlah siswa yang hadir dibatasi 50% dari kapasitas sekolah setiap harinya.

Begitu pula dengan anak asuh Rumah Yatim cabang Aceh yang sudah 3 bulan melakukan sekolah tatap muka, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan covid yang ketat.

” Dalam seminggu anak-anak sekolah hanya tiga hari karena mesti bergantian dengan siswa lainnya, meski begitu mereka sangat senang karena bisa belajar di sekolah lagi, ketemu guru dan teman-temannya,” ujar Juju Ibu asrama Rumah Yatim Aceh.

Ia pun mengatakan jika sekolah tatap muka ini baru diterapkan untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja, sekolah tatap muka ini berlaku sejak Senin (4/1/2021).

“Ketika waktu istirahat anak asuh dan siswa lainnya tidak diizinkan jajan diluar, tapi makan makanan yang dibawa dari rumah. Mereka makan di kelas bersama teman-teman,” ungkapnya.

Jam belajar pun lebih singkat. Sebelum pandemi, pulang sekolah paling telat pukul 15.00 WIB. Setelah pandemi paling telat hingga pukul 13.00 WIB.

Juju berharap dengan adanya sekolah tatap muka ini bisa lebih meningkatkan semangat anak asuh dan siswa siswi di Aceh, dan ia pun berharap pandemi segera berakhir agar seluruh pelajar di Indonesia bisa melakukan sekolah tatap muka lagi.

Sinta

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend